Yerusalem, 27
Jumadil Akhir 1434/7 Mei 2013 (MINA) – Yayasan Al-Aqsa Palestina memperingatkan
skema Israel Kedem Yershalaim yang bertujuan membangun rumah ibadat Yahudi
terbesar pada salah satu kawasan kompleks Masjid Al-Aqsa Palestina.
“Itu jelas
Yahudisasi Yerusalem dan pendudukan Masjid Al-Aqsa melalui proyek-proyek
pembangunan tempat ibadat Yahudi. Enam tahun mendatang proyek itu selesai, jika
tidak dihentikan,” kata Syeikh Ra'id Shalah, tokoh pergerakan Palestina, Senin
(6/5).
Pejabat Israel
mencoba mendistribusikan memo melalui cara rahasia pada skala internasional
untuk mendapatkan dukungan politik, media dan keuangan.







